Inspirasi Iman – 20 Januari 2026. Injil: Markus 2:23–28
Inspirasi Iman – 20 Januari 2026
Injil: Markus 2:23–28
Peringatan: Santo Sebastianus dan Santo Fabianus
Terinspirasi oleh: hukum yang melayani kehidupan
Dalam Injil hari ini, Yesus menegaskan makna terdalam dari hukum Sabat. Ketika murid-murid memetik gandum karena lapar, Yesus berkata dengan jelas: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat.” Ia mengingatkan bahwa aturan religius tidak boleh mengabaikan kebutuhan hidup dan belas kasih.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun sering terjebak pada rutinitas, aturan, atau target, sampai lupa pada tujuan utamanya: menjaga kehidupan dan martabat manusia. Injil ini mengajak kita peka bahwa Tuhan hadir bukan dalam kekakuan, melainkan dalam kasih yang membebaskan dan menghidupkan.
Makna Sabat juga menyentuh relasi kita dengan ciptaan. Sabat adalah waktu beristirahat, bukan hanya bagi manusia, tetapi juga bagi bumi. Ketika alam dieksploitasi tanpa henti, ciptaan kehilangan “Sabat”-nya. Menghormati irama alam, mengurangi keserakahan, dan memberi ruang pemulihan bagi bumi adalah wujud iman yang sejati.
Teladan Santo Sebastianus dan Santo Fabianus, yang setia hingga akhir dalam pelayanan dan kesaksian, mengingatkan kita bahwa iman diwujudkan dalam keberanian menjaga kehidupan, termasuk kehidupan alam sebagai rumah bersama. Merawat bumi berarti menempatkan kasih di atas kepentingan sempit dan aturan yang kaku.
Ayat Inspirasi Injil:
> “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat.” (Markus 2:27)
Semoga Allah yang menghendaki kehidupan memberkati kita dengan hati yang bijaksana dan penuh belas kasih, menuntun kita menghormati irama hidup, dan meneguhkan komitmen kita untuk merawat bumi sebagai ungkapan iman yang memuliakan-Nya.
✝️ Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin.
Comments
Post a Comment