Inspirasi Iman – 12 Februari 2026. Injil: Markus 7:24–30

Inspirasi Iman – 12 Februari 2026
Injil: Markus 7:24–30

Saudara-saudariku terkasih, Injil hari ini mengisahkan perjumpaan Yesus dengan seorang perempuan Siro-Fenesia. Ia bukan bagian dari bangsa pilihan, bukan dari lingkaran dekat para murid. Namun ia memiliki sesuatu yang luar biasa: iman yang rendah hati dan tekun.

Ketika Yesus menguji imannya, perempuan itu tidak tersinggung. Ia tidak marah. Ia menjawab dengan kerendahan hati: bahkan anjing pun makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya. Dari jawaban yang sederhana namun penuh iman itu, mukjizat terjadi. Anaknya disembuhkan.

Kisah ini mengajarkan bahwa iman sejati bukan soal status, bukan soal kedekatan formal, tetapi soal hati yang percaya dan rendah hati. Kerendahan hati membuka ruang bagi karya Allah.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa memiliki “hak” atas segala sesuatu, termasuk atas alam. Kita memperlakukan bumi seolah-olah milik kita sepenuhnya. Padahal kita hanyalah penerima anugerah. 

Iman yang rendah hati juga akan mengubah cara kita memandang ciptaan. Kita tidak lagi melihat alam sebagai objek eksploitasi, melainkan sebagai pemberian yang patut dihormati. Kerendahan hati membuat kita sadar bahwa kita bukan pusat segalanya. Tuhanlah pusatnya. Dan ketika Tuhan menjadi pusat, kita belajar menjaga apa yang dipercayakan-Nya.

Merawat bumi bukan sekadar program sosial, tetapi sikap iman: mengurangi keserakahan, hidup lebih sederhana, menghargai air, tanah, udara, dan setiap makhluk sebagai bagian dari karya kasih Allah.

Hari ini kita diajak belajar dari perempuan Siro-Fenesia: iman yang tekun, rendah hati, dan percaya. Dari hati seperti itulah lahir tindakan yang memulihkan—bagi keluarga, bagi sesama, dan bagi bumi.

Ayat Inspirasi Injil

>  “Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.” (TB Mrk 7:29)

Semoga Allah menumbuhkan, mengajarkan dan membimbing kita untuk merawat bumi sebagai wujud syukur dan kasih yang nyata.

Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Amin.

Comments