Inspirasi Iman – 2 Februari 2026. Injil: Lukas 2:22–40
Injil: Lukas 2:22–40
Pesta: Yesus Dipersembahkan di Kenisah
Terinspirasi oleh: penyerahan diri dan terang yang menuntun kehidupan
Dalam Injil hari ini, Maria dan Yusuf mempersembahkan Yesus ke Kenisah, setia pada hukum Tuhan dan menyerahkan seluruh hidup mereka ke dalam rencana-Nya. Simeon dan Hana mengenali kehadiran Allah dalam diri seorang bayi yang sederhana. Simeon menyebut Yesus sebagai “terang untuk menerangi bangsa-bangsa”. Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sering hadir dalam hal yang tampak kecil dan biasa, namun membawa makna besar. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun diajak belajar untuk berserah, seperti pekerjaan, keluarga, dan masa depan kepada Tuhan dengan kepercayaan, meski tidak selalu memahami seluruh rencana-Nya.
Terang Kristus yang dipersembahkan di Kenisah juga menerangi relasi kita dengan ciptaan. Jika hidup adalah anugerah yang dipercayakan, maka bumi pun adalah titipan yang harus dijaga. Menjadi umat beriman berarti merawat kehidupan dalam segala bentuknya: menghormati alam, menjaga keseimbangan, dan hidup secukupnya. Ketika kita mempersembahkan hidup kita kepada Tuhan, kita pun dipanggil menjadi pembawa terang, melalui sikap peduli, pilihan yang bertanggung jawab, dan kasih yang nyata kepada sesama dan alam sebagai rumah bersama.
Ayat Inspirasi Injil:
“sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.” (TB Luk 2:30-32)
Semoga Tuhan yang adalah terang kehidupan memberkati kita dengan hati yang setia dan peka, menuntun langkah kita untuk merawat ciptaan dan mempersembahkan seluruh hidup sebagai ungkapan iman dan kasih.
✝️ Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin.
Comments
Post a Comment