Inspirasi Iman – 8 April 2026. Injil: Lukas 24:13–35.

Inspirasi Iman – 8 April 2026
Injil: Lukas 24:13–35

Saudara Saudariku terkasih, Dalam Injil hari ini, dua murid berjalan ke Emaus dengan hati yang kecewa dan bingung. Mereka merasa seolah semua harapan telah hilang. Tanpa disadari, mereka mengandalkan pengertian dan harapan mereka sendiri, sehingga tidak mengenali bahwa Yesus sedang berjalan bersama mereka.

Bukankah ini juga sering terjadi dalam hidup kita? Kita berdoa, tetapi hati kita tetap bertumpu pada hitungan, rencana, dan logika kita sendiri. Bahkan kadang doa kita terdengar seperti ini: “Ya Tuhan, kami bersyukur atas berkat dividen ini walaupun turunnya masih lebih besar dari dividennya.” Ada syukur, tetapi masih disertai keluhan, cemas, dan keinginan agar semua sesuai harapan kita.

Tuhan tidak marah pada kejujuran hati kita. Tetapi Ia mengundang kita untuk melangkah lebih dalam: bukan hanya datang kepada Tuhan untuk meminta hasil yang baik, melainkan belajar percaya bahwa Ia tetap hadir, bahkan saat angka, keadaan, dan rencana kita tidak sesuai harapan.

Kisah Emaus mengajarkan bahwa Tuhan tetap hadir, bahkan ketika kita tidak menyadarinya. Ia hadir dalam Sabda-Nya, dalam keluarga yang menemani, dalam keheningan doa, dan dalam ciptaan yang terus menopang hidup kita. Ketika kita berhenti sejenak, mendengarkan Tuhan, dan membuka hati, kita mulai menyadari bahwa kita tidak pernah berjalan sendirian.

Karena itu, iman mengajak kita untuk tidak hanya mengandalkan diri sendiri, tetapi belajar berserah dan percaya. Dari hati yang percaya itulah lahir sikap merawat: merawat keluarga dengan kasih, dan merawat bumi dengan tanggung jawab, karena semuanya adalah anugerah Tuhan.

Ayat Inspirasi:
“Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?” (TB Luk 24:32)

Semoga Tuhan membuka mata hati kita untuk mengenali kehadiran-Nya, dan menuntun kita untuk hidup lebih percaya, lebih peka, dan lebih setia merawat anugerah-Nya.

Dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, Amin.

Comments