Inspirasi Iman - 26 Mei 2026. Bacaan Injil : Markus 10:28-31
Bacaan Injil : Markus 10:28-31
Dalam Injil hari ini, Petrus berkata kepada Yesus, “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau.” Perkataan ini terdengar wajar, karena para murid memang telah berkorban. Namun di balik itu, kita juga diajak untuk berefleksi: apakah dalam mengikuti Tuhan, kita masih menyimpan keinginan untuk dihargai, dianggap paling benar, atau merasa lebih baik daripada orang lain?
Yesus menjawab dengan lembut bahwa setiap pengorbanan karena Injil tidak akan sia-sia. Namun Ia juga menutup dengan peringatan yang sangat dalam: banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu. Artinya, di hadapan Tuhan, ukuran manusia sering kali berbeda dengan ukuran Allah.
Inspirasi hari ini mengajak kita untuk melakukan refleksi diri. Dalam keluarga, komunitas, dan lingkungan sekitar, kita sering mudah menilai orang lain. Kita merasa sudah tahu isi hati mereka, merasa paling berkorban, atau merasa cara kita paling benar. Padahal, iman mengajak kita melihat dengan kacamata kasih, bukan dengan sikap sok tahu atau merasa diri paling.
Melihat dengan kasih berarti mau mendengarkan sebelum menghakimi, memahami sebelum menyalahkan, dan merendahkan hati sebelum menuntut orang lain berubah. Dalam keluarga, kasih tampak ketika kita tidak cepat marah, tidak mudah menyindir, dan mau mengampuni. Dalam merawat bumi, kasih tampak ketika kita tidak bersikap egois terhadap ciptaan Tuhan: tidak boros, tidak merusak, dan mau menjaga lingkungan sebagai rumah bersama.
Ayat inspirasi:
“Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”
— Markus 10:31
Semoga Tuhan menolong kita untuk semakin rendah hati, mampu berefleksi diri, dan melihat sesama serta ciptaan dengan kacamata kasih. Semoga hidup kita tidak dipenuhi rasa paling benar, tetapi dipenuhi kasih yang meneguhkan dan membangun.
Dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, Amin.
Comments
Post a Comment