Inspirasi Iman - 13 Juli 2026. Bacaan Injil: Matius 10:34–11:1. Perayaan / Orang Kudus hari ini: Santo Henrikus II dan Santo Eugenius
Perayaan / Orang Kudus hari ini: Santo Henrikus II dan Santo Eugenius
Saudara Saudariku terkasih,
Dalam Injil hari ini, Yesus berkata bahwa Ia datang bukan membawa damai, melainkan pedang. Sekilas sabda ini terasa keras. Bukankah Yesus adalah Raja Damai? Namun yang dimaksud Yesus bukanlah ajakan untuk bertengkar atau memecah belah, melainkan bahwa kebenaran Injil kadang menuntut pilihan yang tegas.
“Pedang” di sini melambangkan pemisahan antara hidup yang mengikuti kehendak Allah dan hidup yang hanya mengikuti ego, kenyamanan, atau kebiasaan lama. Ketika seseorang memilih hidup jujur, mengampuni, menjaga keluarga, dan merawat ciptaan, belum tentu semua orang langsung mengerti. Bahkan dalam keluarga atau komunitas, pilihan untuk hidup benar kadang menimbulkan gesekan.
Namun Yesus tidak menghendaki perpecahan karena kebencian. Ia menghendaki hati yang tidak mendua. Kita tidak boleh mengatasnamakan damai untuk membiarkan ketidakadilan, kerusakan relasi, atau sikap merusak bumi terus terjadi. Damai sejati lahir dari kebenaran, bukan dari pembiaran.
Dalam keluarga, pedang itu bisa berarti keberanian memutus rantai kemarahan, kebiasaan saling menyalahkan, atau sikap diam yang melukai. Dalam kehidupan sehari-hari, pedang itu bisa berarti keberanian hidup sederhana, tidak boros, tidak membuang sampah sembarangan, dan menjaga bumi sebagai rumah bersama. Kadang tindakan kecil yang benar memang tidak populer, tetapi tetap berharga di mata Tuhan.
Ayat inspirasi:
“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.”
— Matius 10:38
Semoga kita berani mengikuti Yesus dengan hati yang teguh: membawa damai yang benar, menjaga keluarga dengan kasih, dan merawat ciptaan dengan tanggung jawab.
Semoga Tuhan memberkati hati kita agar tidak takut memilih kebenaran, tetap rendah hati dalam kasih, dan setia menjadi pembawa damai sejati. Dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, Amin.
Comments
Post a Comment